Mengacu pada system pembelajaran modern saat ini. SMANSA Pare ga kalah beken dengan sekolah-sekolah eksist yang mengandalkan sistem TIK dalam pembelajarannya. Terbukti dengan maju pesatnya sistem TIK sebagai pembelajaran di sekolah kita ini. Mulai dari awal berdiri pada tahun 1981, SMA Negeri 1 Pare belum mempunyai jaringan internet sendiri. Jangankan jaringan internet, gedung dan fasilitas sekolah pun masih terbatas. Namun sekarang seiring dengan berjalannya waktu, SMA Negeri 1Pare telah mampu memberikan kejutan yang sangat memuaskan.
Terlahir sejak 1996, hingga saat ini TIK SMANSA terus mengalami perkembangan pesat dalam sistem dan operasionalnya. Sebagai buktinya yaitu SMANSA telah memiliki TV kabel dan baru-baru ini telah berhasil Launching ”Digital Library”. Selain itu ada juga fasilitas yang di sebut ”Internet Umum”, yaitu internet yang tersedia untuk umum. Juga direalisasikannya laboratorium komputer, pemasangan hotspot, pembelajaran dengan E-Learning, sampai dengan adanya laboratorium PSB dan laboratorium multimedia. Dan sekarang, smansa merupakan satu-satunya sekolah di Pare yang berbasis TIK. Kereeeeen!
Sitem Pembelajaarn berbasis TIK yang dikembangkan diSMANSA terbagi dalam enam bidang . Diantaranya adalah :
- Jaringan dan maintenance dengan koordinator bidang yaitu : Mas Ario S, Dodik Kurniawan, dan Ruli Yulestian.
- E-Learning dan Tim Kreatif, dengan koordinator Bpk. Margo Ridho L.,S.Kom. dan Bpk. Dwi Hari Swarno.
- Unit Produksi dengan koordinatir Bpk Hermannudin.
- Sumber daya manusia oleh Mulyadi HP.,S.Pd
- Kerjasama dan HAKI oleh Drs. M. Hilal
- Sarana TIK dan Multimedia oleh Dra. Suhartini dan Ibu Merina
Tapi sayangnya, masih banyak warga SMAN 1 Pare yang belum menyadari dan berminat dalam menggunakan kecanggihan TIK di sekolahnya. Seperti misalnya, E-Learning yang jarang banget digunain baik oleh guru-guru maupun para siswa. Kendalanya mungkin karena guru-guru sudah terbiasa bekerja tanpa menggunakan TIK. Kekurangsertaan guru-guru dalam menggunakan TIK selama pembelajaran turut mempengaruhi keikutsertaan murid-murid juga dalam pengembangan TIK. Karena guru-guru masih belum banyak menggunakan E-Learning sebagai pembelajaran, masih banyak pelajaran dan bahan ajar yang belum ada di E-Learning, padahal harusnya sudah selalu di update agar siswa menjadi lebih maju dalam pembelajaran di sekolah. Walaupun begitu, tim TIK tetap optimis kelak E-Learning bakal menjadi media pembelajaran yang eksis di smansa.
Selain kurangnya minat warga sekolah, jaringan internet di SMANSA juga masih kurang cepat alias lambat banget. Ini karena banwidge nya yang masih kurang. Sehingga kalau pengguna internet membludak, server kewalahan dalam menangani lambatnya jaringan. Karena itu, server menyiasati masalah ini dengan membatasi pengguna hotspot dan memblokir web yang jaringannya berat. Jadi hanya warga SMANSA saja yang bisa menggunakan hotspot dan yang telah terdaftar. Selain itu juga kita hendaknya membatasi untuk tidak terlalu banyak mendownload agar tidak membuat jaringan bertambah berat.
SMANSA tak hanya berkonsentrasi dengan pengembangan TIK di lingkungan sendiri, tapi juga ikut berpartisipasi dengan pengembangan TIK di lingkungan luar sekolah. Terbukti, smansa sudah puluhan kali menorehkan nama sebagi juara dalam event-event yang memperlombakan mata pelajaran dalam bentuk e-learning. Mislanya : Juara II lomba BLOG Univ. Gunadarma, KOMU Radar Kediri, Sebai uploader utama dalam event Sumpah Pemuda yang diadakan langsung oleh situs penyedia blog (blogdetik). Selain itu SMANSA juga pernah mengadadakan pameran TIK yang di adakan pada saat Kegiatan Tengah Semester I (8 – 10 November 2008).
Seharusnya kita sebagai siswa SMA Negeri 1 Pare patut bangga, karena sekolah kita termasuk sekolah yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah lain yang terfavorit di kota-kota besar. So, maju terus buat SMANSA Pare.... semoga smansa pare bisa terus eksist dan terus bisa menciptakan prestasi-prestasi yang membanggakan. Amien.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar